Anton Timbang Hadiri Agenda Presiden di Istana, Status Tersangka Dugaan Tambang Ilegal Kembali Jadi Sorotan

Hukum 04 Aug 2026 11:19 2 min read 95 views By La Ode Umar Zaid
Anton Timbang Hadiri Agenda Presiden di Istana, Status Tersangka Dugaan Tambang Ilegal Kembali Jadi Sorotan
Anton Timbang Hadiri Agenda Presiden di Istana, Status Tersangka Dugaan Tambang Ilegal Kembali Jadi Sorotan

Celebesnesia, Jakarta — Kehadiran Anton Timbang dalam agenda Presiden RI Prabowo Subianto bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta sejumlah asosiasi dunia usaha kembali menjadi perhatian publik. Pasalnya, Anton diketahui masih berstatus tersangka dalam perkara dugaan penambangan ilegal di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Anton terlihat mengikuti pertemuan yang berlangsung di Istana Negara pada Jumat (31/7/2026). Kemunculannya memunculkan berbagai pertanyaan karena sebelumnya ia dikabarkan tidak memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri dengan alasan kondisi kesehatan.

Berdasarkan informasi yang tercantum dalam sistem informasi penanganan perkara Kejaksaan, perkara yang menjerat Anton Timbang telah memasuki Tahap I (penerimaan berkas perkara) dengan nomor BP/27/VI/RES.55/2026/Dittipidter. Dalam data tersebut, Anton tercatat sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 89 juncto Pasal 17 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.

Penetapan status tersangka itu merupakan tindak lanjut dari Laporan Polisi Nomor LP/A/114/XII/2025/SPKT.DITTIPIDTER/BARESKRIM POLRI tertanggal 4 Desember 2025.

Hingga Minggu (2/8/2026), Direktur Tipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan perkara tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat dilaporkan belum memperoleh tanggapan.

Sementara itu, praktisi hukum Sulawesi Tenggara, Andre Darmawan, turut menyoroti kehadiran Anton Timbang dalam agenda kenegaraan tersebut. Menurutnya, kemunculan seorang tersangka dalam kegiatan resmi di Istana Negara menjadi perhatian publik dan memunculkan pertanyaan mengenai proses penegakan hukum yang sedang berjalan.

Perkembangan kasus ini masih menjadi perhatian masyarakat, sembari menunggu tindak lanjut dari aparat penegak hukum terhadap proses penyidikan yang tengah berlangsung.

Recent Articles